Eropa Nyatakan Selamat Tinggal Mobil BBM di Tahun 2035, Tapi Masih Kontroversi

- 16 Februari 2023, 18:57 WIB
Kendaraan BBM akan ditinggalkan Eropa pada tahun 2035
Kendaraan BBM akan ditinggalkan Eropa pada tahun 2035 /Antara/

Selain itu, keputusan itu akan membuat iklim terlindungi dan ketergantungan pada negara pemasok bahan bakar minyak (BBM) akan berkurang.

Pengendara juga akan diuntungkan dengan peralihan ke kendaraan listrik itu. "Kami berharap mobil netral iklim menjadi lebih murah. Dan kami harus menawarkan kendaraan dengan harga terjangkau. Biaya pengoperasian mobil listrik sudah lebih rendah daripada mobil bermesin BBM," kata Jan Huitema.

Keputusan yang Munculkan Kontroversi

Namun, jalan menuju netralitas iklim pada transportasi darat masih penuh kontroversi. Salah satunya adalah pandangan berbeda tentang konsekuensinya terhadap industri mobil di Eropa.

Banyak anggota parlemen dari Partai Konservatif, termasuk Jerman yang memiliki industri mobil yang besar, mengkritik bahwa undang-undang Eropa ini akan secara efektif melarang mesin berbahan bakar fosil.

Baca Juga: Wuihhh, Royal Enfield Scram 411 Muncul di IIMS 2023, Segini Harganya

Menurut mereka, alternatif untuk mobil listrik, seperti mesin dengan bahan bakar sintesis, tetapi netral iklim semakin tidak mungkin diwujudkan.

Jens Giesecke dari Partai Demokrat Kristen CDU mengatakan, politisi seharusnya tidak memberitahu para insinyur cara terbaik untuk membuat mobil dan mengurangi emisi hingga nol.

"Makna dari undang-undang tersebut berarti setelah tahun 2035, maka hanya kendaraan bermesin lama, tetapi yang sudah mendapat izin beroperasi, yang bisa jalan," ungkap Jens.

Padahal kendaraan baru tidak akan tersedia dalam jumlah yang cukup atau akan terlalu mahal. Jens Giesecke menyebutnya efek "Havana".

Di Kuba, sebagian besar mobil yang ada di jalanan adalah mobil "antik", karena AS telah melarang ekspor kendaraan ke negara komunis Kuba.

Halaman:

Editor: Sahril Kadir

Sumber: DW


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x