Kapolri Tanggapi Penghentian Penyidikan Kasus Kematian Brigadir RA oleh Polres Metro Jakarta Selatan

- 2 Mei 2024, 08:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Karawangpost/

PORTAL KOTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan respons terhadap penghentian penyidikan kasus kematian Brigadir RA, seorang anggota Polresta Manado, Sulawesi Utara, yang ditemukan tewas di dalam sebuah mobil oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Jenderal Polisi Sigit menekankan bahwa aspek utama yang perlu diperhatikan dalam kasus tersebut adalah penyebab pasti dari kematiannya.

"Yang terpenting dalam kasus ini adalah untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kematian tersebut," ujar Jenderal Polisi Sigit dalam peninjauan pengamanan Hari Buruh di Stadion Madia GBK, Jakarta, pada hari Rabu.

Penyidikan atas kematian Brigadir RA telah dihentikan secara resmi oleh Polres Metro Jakarta Selatan, dengan kesimpulan bahwa yang bersangkutan meninggal karena bunuh diri.

Keputusan ini didasarkan pada bukti-bukti yang diperoleh dari bidang kedokteran forensik, Puslabfor, dan siber.

Sementara itu, Polda Sulawesi Utara mengungkapkan bahwa Brigadir RA sebelumnya telah bekerja sebagai ajudan atau sopir untuk salah satu pengusaha di Jakarta sejak tahun 2021.

Menyikapi pernyataan dari Polda Sulawesi Utara tersebut, Kapolri menegaskan bahwa informasi tambahan tersebut akan dipertimbangkan untuk menentukan apakah kasus tersebut akan dibuka kembali atau tidak.

"Pernyataan tambahan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apakah perlu atau tidak perlu untuk membuka kembali kasus ini. Namun, yang terutama adalah kami akan mengkaji peristiwa yang terjadi dan motif di baliknya," kata Kapolri.

Mengenai motif di balik kematian tersebut, Jenderal Polisi Sigit menyerahkan penjelasannya kepada pihak polres atau polda yang lebih teknis dalam hal tersebut.

Halaman:

Editor: Suprianto Suwardi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah