83 Nasabah Bank Sumut Jadi Korban Skimming, Uang Raib Rp2,7 Miliar

- 24 Maret 2024, 19:00 WIB
Sebanyak 83 nasabah Bank Sumut mengalami musibah setelah menjadi sasaran skimming yang mengakibatkan kehilangan uang senilai Rp2,7 miliar.
Sebanyak 83 nasabah Bank Sumut mengalami musibah setelah menjadi sasaran skimming yang mengakibatkan kehilangan uang senilai Rp2,7 miliar. /

PORTAL KOTA, Pikiran Rakyat - Sebanyak 83 nasabah Bank Sumut mengalami musibah setelah menjadi sasaran skimming yang mengakibatkan kehilangan uang senilai Rp2,7 miliar.

Peristiwa ini baru terungkap beberapa hari yang lalu ketika sejumlah nasabah menerima pemberitahuan transaksi penarikan uang tunai yang mereka tidak lakukan.

Kepanikan pun merebak setelah mereka menemukan bahwa uang dalam rekening mereka telah berkurang, dan akhirnya mereka mengadu ke Bank Sumut.

Petinggi Bank Sumut membenarkan bahwa sejumlah nasabah mereka telah menjadi korban skimming, sebuah tindakan kejahatan yang mencuri data melalui ATM dan kemudian membobol rekening nasabah.

Direktur Utama Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan, mengungkapkan bahwa modus skimming dilakukan dengan memasang alat di mesin ATM.

Kejahatan ini baru terkuak setelah pihak bank memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian di Supermarket Diamond, Kecamatan Medan Johor.

Rahmat menegaskan bahwa pelaku skimming kemungkinan besar bukan berasal dari Indonesia, mengingat dari rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi berasal dari Rusia dan Timur Tengah.

Dalam aksi kejahatan tersebut, para pelaku berhasil merampas uang senilai Rp2,7 miliar dari 83 nasabah Bank Sumut.

Namun, berkat tindakan cepat Bank Sumut yang memblokir transaksi dengan bank luar, sisanya yang mencapai Rp1,8 miliar berhasil diselamatkan.

Halaman:

Editor: Suprianto Suwardi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah